Jumat, 24 Oktober 2008

Padma

Terselip padma di hati

Pengganti melati pengusir sepi

Masih ranum benar mawar di taman

Tak buat violet di jiwa mengering


Sembilan dari sepuluh tulip merayuku

Sungguh hanya ku pilih padma

Ia tak merah tapi merekah

Ia tak putih tapi merepih

Ia tak kering, tapi juga tiada basah


Jika esok mentari terbit lebih awal

Ku hanya ingin kau tahu

Ada jiwa sedang merindu

Ada hati tak berani gerakkan lidah

“Aku cinta padamu”


malang, 02 April 2007

Tidak ada komentar: